Minggu, 19 Juni 2016

Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang #versi dEdeVaLe

Emm...
Aku tak tau kemana cinta akhirnya akan membawaku (kemana cinta ini Allah labuhkan),.
Aku sedang bingung, oleh karena itu aku berkunjung ke sini. Membiarkan jari menari menulis apa yang terlintas di sudut pikirku,.
Melengkapi kerangka yang sebelumnya pernah kutulis, Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang Versi diriku sendiri,.hee (*sebenarnya saat ini ada yang lebih butuh perhatian. Tesisku, aku harus segera menyelesaikan revisi instrumen dari validator,.
.
.
_____________________________________________________
_____________________________________________________
#Hari-hari Jatuh & Menjatuhkan Hati,.
Aku ingin menulis tentang seseorang, tapi entah ada rasa takut. Takut ketika aku mulai menulis tentangnya maka aku dengan kata lain sudah menjatuhkan hatiku untuknya.
Aku tak tau akhirnya akan seperti apa, aku tak yakin juga dia memiliki rasa yang sama seperti apa yang aku rasakan. :) 
Dia hanya seseorang yang mulai hadir dihidupku beberpa tahun silam. Aku orang yang selalu kepo & mungkin dia adalah objek kepo yang menurutku cukup menarik.
Sebenarnya aku sedikit banyak tahu tentang dia, dari ceritanya, dari teman dekatnya, dan dari informasi yang aku kumpulkan sendiri.
Dia sebenarnya bukan orang yang suka menjelaskan tentang dirinya. Lebih banyak aku yang menyimpulkan sendiri sosok seperti apa dirinya.
Bahkan awal mengenalnya banyak sekali kesimpulanku yang salah tentangnya. Dia tak mengoreksi kesalahanku, aku tau kalau aku salah dari informasi baru yang aku dapat sendiri. Dia seolah membiarkanku dengan kesimpulanku sendiri dan tak merasa perlu menjelaskan apa-apa.
Aku slalu senang ketika chat dengannya berusaha mencari topik menarik agar chat tak cepat selesai. Tapi kadang aku tulalit, kemudian menyadari ketulalitanku setelah beberapa lama. Aku menyukai berbincang banyak hal dengannya, disetiap itu satu hal yang slalu aku sisipkan (obat anti geer). Aku tak ingin berharap lebih, merangkai simpul-simpul indah membenarkan harapanku, membenarkan pikirku. Tapi tak bisa sepenuhnya aku tak berharap,50:50 slalu begitu. Memberikan ruang untuk merasa senang dan memberikan ruang untuk kecewa. 
.
.
.
#Hari-hari Bertahan Bertahun-tahun,.
Ada saat-saat dimana aku berpikir. 
Cintanya benar untukku, aku orang yang cukup special baginya, dia memiliki rasa yang sama dengan apa yang aku rasa.
Alasan yang membuatku mampu bertahan bertahun-tahun.
Membiarkanku larut dalam angan,
Kemudian kembali Menyimpulkan sendiri sebaliknya,
Aku bukan siapa-siapa, tak mungkinlah dia mengharapkanku hadir menghiasi hidupnya.
terus begitu... 
.
.
.
#Hari-hari Patah & Kalah,.
Sudah sejak lama rasaku pasang surut.
Membiarkannya tumbuh, untuk kemudian membiarkannya kembali luruh.
Sesuatu yang aku ketahui dari kekepoanku, hal itu slalu membuat hatiku akhirnya berkata, aku tak ada apa-apanya untuknya. Hanya teman yang mungkin cukup menarik untuk diajak chat dan sebagainya.

Sebenarnya sudah sejak lama aku mengetahui ada sesorang dalam hidupnya yang menurutku amat dia cintai. Sesorang yang mungkin dia usir pergi dari hatinya namun tak pernah benar-benar dia usir pergi, dia slalu ada, sesekali pergi namun di waktu lain dia akan datang dengan mudahnya. Seseorang yang membuatnya bisa tertawa lebar dan juga bisa membuat suasana hatinya berubah tak karuan.

Dan apa aku, aku hanya penonton di sudut sana. Melihatnya tersenyum dan sebaliknya. Sibuk dengan perasaan sendiri, yang berharap suatu saat orang itu akan benar-benar melihatku. :)#ituaku 
.
.
#Hari-hari Menyadari Semuanya Harus Kembali Indah,.
& yah, hidup memang harus tetap berjalan.
Walau bahkan dengan hati yang sudah terluka, terkoyak sekalipun.
Menyemangati diri, bahwa jika dia memang untukmu maka akan ada saja jalan atau kebetulan indah nantinya. ^_^ 
.
.
.
-----------
Sementara ta tulis dulu rangkanya (seperti milik uda Boy Candra), kapan2 akan kutulis lebih detail,. ^_^ catatan pendek untuk cinta yang panjang versi adv 😃😉😉😘

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

nuwun 4 ur CoMent