Senin, 20 Juni 2016

^Emang Cewek,.!!? Pindah Tempat Makan Ke Andong^

^^andong^^
.
.
"ayok mba ...."
.
.
"ayok kak ...."
.
.
Lupa detailnya mereka ngomong apa,. 
.
.
Intinya diajakin nanjak,. 
.
.
& ya ayoookkk 😄😄😄
.
.
Ada yg ijin mau naik (andong),. 
Jelaslah ya ibu tau andong, dan langsung diijinin,. 😂😂😂
.
.
Setelah obrolan yg antara becanda & serius, akhirnya beneran berangkat juga,. ^_^
.
.
Sepatu baru, celana baru,. 
"gue pake #sendaljepit aja aach"
.
.
Berangkatlah 3orang cewek yang entah #emangcewek,.!!? 😄😄😁😁
.
.
Gunungnya g terlalu tinggi, cuma karena kita cewek,.
Jadi, siang otw basecamp, ishoma, trus langsung nanjak,. 
.
.
Katanya juga, #andong kalo malem minggu rame bgeet,. *takutx syusyah cari tempat buat ngecamp,. 
.
.
diplaninglah kami sampe atas sebelum #gelap,. 
.
.
ditemani #sunset kita ngediriin tenda ⛺
.
.
Eeeeeaaaa cihuuuy,. 😄😄😄
.
.
tenda jadi, bekal keluarin,.
Logika perlu logistik,. 
.
.
Beberapa jam kemudian,. 
Keluar tenda, bawa bekal, duduk ,ditemani irama music, juga #dinginangin yg masih bersahabat,. 
.
.
Cerita seperlunya,. 
Menikmati #malam sisa #purnama yg bertabur #bintang,. 🎑
#lampukota juga #kembangapi,. 
#indahnyahidup 😃😍😘
.
.
juga masih ada yg  ngajakin kami menikmati #apiunggun,. 
.
.
Kreen,. 
& #sekali lagi kita bisa menghadirkan siapa saja,. 😉😉😉
.
.
gue suka bagian itu,. 😍😍😍
#goingtothemountainsisgoinghome 

Minggu, 19 Juni 2016

Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang #versi dEdeVaLe

Emm...
Aku tak tau kemana cinta akhirnya akan membawaku (kemana cinta ini Allah labuhkan),.
Aku sedang bingung, oleh karena itu aku berkunjung ke sini. Membiarkan jari menari menulis apa yang terlintas di sudut pikirku,.
Melengkapi kerangka yang sebelumnya pernah kutulis, Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang Versi diriku sendiri,.hee (*sebenarnya saat ini ada yang lebih butuh perhatian. Tesisku, aku harus segera menyelesaikan revisi instrumen dari validator,.
.
.
_____________________________________________________
_____________________________________________________
#Hari-hari Jatuh & Menjatuhkan Hati,.
Aku ingin menulis tentang seseorang, tapi entah ada rasa takut. Takut ketika aku mulai menulis tentangnya maka aku dengan kata lain sudah menjatuhkan hatiku untuknya.
Aku tak tau akhirnya akan seperti apa, aku tak yakin juga dia memiliki rasa yang sama seperti apa yang aku rasakan. :) 
Dia hanya seseorang yang mulai hadir dihidupku beberpa tahun silam. Aku orang yang selalu kepo & mungkin dia adalah objek kepo yang menurutku cukup menarik.
Sebenarnya aku sedikit banyak tahu tentang dia, dari ceritanya, dari teman dekatnya, dan dari informasi yang aku kumpulkan sendiri.
Dia sebenarnya bukan orang yang suka menjelaskan tentang dirinya. Lebih banyak aku yang menyimpulkan sendiri sosok seperti apa dirinya.
Bahkan awal mengenalnya banyak sekali kesimpulanku yang salah tentangnya. Dia tak mengoreksi kesalahanku, aku tau kalau aku salah dari informasi baru yang aku dapat sendiri. Dia seolah membiarkanku dengan kesimpulanku sendiri dan tak merasa perlu menjelaskan apa-apa.
Aku slalu senang ketika chat dengannya berusaha mencari topik menarik agar chat tak cepat selesai. Tapi kadang aku tulalit, kemudian menyadari ketulalitanku setelah beberapa lama. Aku menyukai berbincang banyak hal dengannya, disetiap itu satu hal yang slalu aku sisipkan (obat anti geer). Aku tak ingin berharap lebih, merangkai simpul-simpul indah membenarkan harapanku, membenarkan pikirku. Tapi tak bisa sepenuhnya aku tak berharap,50:50 slalu begitu. Memberikan ruang untuk merasa senang dan memberikan ruang untuk kecewa. 
.
.
.
#Hari-hari Bertahan Bertahun-tahun,.
Ada saat-saat dimana aku berpikir. 
Cintanya benar untukku, aku orang yang cukup special baginya, dia memiliki rasa yang sama dengan apa yang aku rasa.
Alasan yang membuatku mampu bertahan bertahun-tahun.
Membiarkanku larut dalam angan,
Kemudian kembali Menyimpulkan sendiri sebaliknya,
Aku bukan siapa-siapa, tak mungkinlah dia mengharapkanku hadir menghiasi hidupnya.
terus begitu... 
.
.
.
#Hari-hari Patah & Kalah,.
Sudah sejak lama rasaku pasang surut.
Membiarkannya tumbuh, untuk kemudian membiarkannya kembali luruh.
Sesuatu yang aku ketahui dari kekepoanku, hal itu slalu membuat hatiku akhirnya berkata, aku tak ada apa-apanya untuknya. Hanya teman yang mungkin cukup menarik untuk diajak chat dan sebagainya.

Sebenarnya sudah sejak lama aku mengetahui ada sesorang dalam hidupnya yang menurutku amat dia cintai. Sesorang yang mungkin dia usir pergi dari hatinya namun tak pernah benar-benar dia usir pergi, dia slalu ada, sesekali pergi namun di waktu lain dia akan datang dengan mudahnya. Seseorang yang membuatnya bisa tertawa lebar dan juga bisa membuat suasana hatinya berubah tak karuan.

Dan apa aku, aku hanya penonton di sudut sana. Melihatnya tersenyum dan sebaliknya. Sibuk dengan perasaan sendiri, yang berharap suatu saat orang itu akan benar-benar melihatku. :)#ituaku 
.
.
#Hari-hari Menyadari Semuanya Harus Kembali Indah,.
& yah, hidup memang harus tetap berjalan.
Walau bahkan dengan hati yang sudah terluka, terkoyak sekalipun.
Menyemangati diri, bahwa jika dia memang untukmu maka akan ada saja jalan atau kebetulan indah nantinya. ^_^ 
.
.
.
-----------
Sementara ta tulis dulu rangkanya (seperti milik uda Boy Candra), kapan2 akan kutulis lebih detail,. ^_^ catatan pendek untuk cinta yang panjang versi adv 😃😉😉😘

Minggu, 01 Maret 2015

^Trip Merbabu bareng para DR^



Bismillah,.
Sgala Puji bagi Allah atas kesempatan yang diberikan kepada diri ini,.
Jum’at, 20 Februari 2015 perjalanan kami menuju merbabu dimulai. Ba’da sholat asar aku beranjak menuju kos mba Egy (teman yg dikenalkan oleh mba tria yang kini dekat dengan diriku juga). Dari kos mba Egy, kami beranjak menuju kontrakan kak pan (teman mba Egy, yang akhirnya menjadi temanku juga,.heehee). sesampainya di sana kami sudah disambut oleh teman-teman yang lain yang nantinya ngetrip bareng kami ke Merbabu (kak Arie, kak Budi, Ridlo, kak Ela, dan Uut),. Jadilah kami berdelapan satu tim (Tim DR katanya),. Iya, dinamai tim DR karena motor yang kami pakai menuju basecamp Merbabu ternyata platnya DR semua, dan diantara delapan orang yang ngetrip ke merbabu,hanya Uut yang g ada unsure Lomboknya,.heehee
Setelah berphoto dengan beberapa pose, kami lanjut berdo’a dan memulai perjalanan kami menuju basecamp merbabu,. Dengan menggunakan 4 motor, kak Budi bareng kak Ela, Ridlo bareng Uut, kak Pan bareng mba Egy, dan aku bareng kak Arie, kami beranjak menyusuri jalanan Jogja menuju Magelang àSelo adalah tujuan kami,.
Setelah beberapa jam di atas motor sampailah kami di basecamp Selo, Alhamdulillah dengan selamat walau menyisakan sedikit insiden kecil,. J
Kegiatan kami setelah sampai di Selo di antaranya mendaftar, istirahat, sholat, makan dan perkenalan,. Sebuah sesi santai yang dibuat untuk lebih saling mengenal satu dengan lainnya (kalau mau tau suasananya bisa liat di Video ;) heehee,. Sebuah sesi yang masih terekam indah di memori ingatanku,. Sedikit mengulas senyum mengingatnya J
JJJ
Alarm di hape masing-masing sudah kami sediakan 03.55 __ 04.00 __ 04.05 __ 04.10 (itu alarm yang ku siapkan di hapeku, yang lain mirip-miriplah dengan waktu yang ku siapkan heehee). Aku terbangun bahkan sebelum alarm berbunyi,. Melirik jam di hape walau belum waktunya untuk bangun dari waktu yang telah kami sepakati semalam aku membirakan mataku terbangun lebih awal. Bersiap ke kamar mandi, cuci muka gosok gigi dan wudlu,. Bersiap untuk sholat subuh,. Jam 04.00 yang lain juga sudah bangun. Berisap-siap makan dan sholat,. Iya kami sarapan lebih awal dari biasanya karena rencana awal jam 06.00 kami harus sudah mulai nanjak,.
Setelah A I U E O dan sebagainya tibalah saatnya kami menuju gapura jalur pendakian Selo (yeee nanjak bareng para DR euy,. :D ),.
Waktu itu pukul 06.45 (sekiter jam 7 kurang 15 menit) Seperti biasa, setelah berphoto dengan beberapa pose, kami berdo’a dan memulai pendakian,. Dari basecame ke pos 1, kalau kata kak budi di sini adalah titik dimana kami merasakan rasa lelah yang amat sangat,. Tapi ya keinginan kami menuju puncak tentu mengalahkan rasa lelah itu,. Dan pos 1 tertaklukan,. Istirahat beberapa menit di pos 1, kami lanjut ke pos 2. Dari pos 1 ke pos 2, emm rasanya ini track yang cukup bersahabat,. :D ,. Beberapa kali beristirahat makan minum dan tak lupa sedikit pose narsis ala para DR :D  dan pos 2 pun tertaklukan,. :D ,. Pos 2 ke pos 3,. Dari pos 2 bahkan kau bisa melihat pos 3,. Ada para pendaki yang sedang beristriahat di sana,. Hehehe,. Melihat itu motivasi bagi kami, motivasi untuk segera menaklukan pos 3 :D ,.  Pos 2 ke pos 3, track yang kami tempuh tak terlalu sulit namun  cukup panas, emm entah karena sudah terlewati atau apa tapi mengingatnya sekarang track yang kami tempuh memang terasa tak terlalu susah, setelah sekian menit berjalan pos 3 pun tertaklukan,. Di sana kami beristirahat beberapa menit, sambil seperti biasa mengambil beberapa pose,. Aku, mba egy dan kak arie berjalan ke salah satu bukit untuk mencari tempat yang bagus untuk berpose, dan yah dengan latar gunung merapi di belakang kami, kami mengambil beberpa photo,. Emm kreen, di sini tentu rasa syukur itu kembali timbul,. Berkesempatan menikmati indahnya alam ciptaan_Nya,. :D tengkyuuUu Allah,. ({})
Track menuju pos 4 sudah menanti untuk kami daki,. Melihat sekilas tracknya cukup untuk menciutkan nyalai kami, tapi tentu nyalipun tak ciut begitu saja, kami tetap melanjutkan perjalanan menuju pos 4, dengan beberapa kali istirahat dan juga mencari tumpuan yang cukup kuat untuk bertumpu kami terus melanjutkan perjalanan,. Di sini, kak budi sempat merasakan titik di mana dirinya merasa takut,. (kemiringannya 86o kata kak budi,.),. Sempat terdiam dan terlihat pucat pasi,. Yah itulah,. Namun semua itu tetap bisa kami lewati dan jjank….pos 4 tertaklukan kawan,.:D alhamdulillah,. Setelah istiahat beberapa saat, menghilangkan lelah dan dahaga,. Kakak” gue yang ganteng-ganteng dan insyaAllah bukan srigala mulai mendirikan tenda,. Yah, kami ngecamp di pos 4 (Sabana I), besok pagi baru kami akan melnjutkan nanjak menuju puncak (puncak Merbabu :D ) ….

Senin, 13 Januari 2014

Refleksi Membangun Dunia Filsafat Ilmu


Ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan dalam membangun dunia dalam konteks filsafat, di antaranya :
·         Mengidentifikasi tesis-tesis pokok para filsuf dunia.
·         Mengidentifikasi anti-tesis anti-tesis yang dibuat oleh filsuf lain.
·         Melakukan sintesis oleh diri kita sendiri, dan
·         Menggunakan tesis, anti-tesis, serta sintesis tersebut untuk membangun dunia.
Dunia Filsafat merupakan sesuatu yang ada dan mungkin ada (pengertian dunia filsafat dalam pembelajaran filsafat ilmu). Oleh karena itu apa yang kita pikirkan dan tidak dapat dipikirkan itulah dunia. Apa yang disekitar kita dan diluar lingkungan kita itulah dunia. Dunia dapat berupa komponen sintesis dari anti-tesis dan tesis yang terkandung didalamnya. Jikalau ingin membangun dunia, maka bangunkanlah pikiran kita untuk memikirkan dunia itu.
Segala yang ada dan yang mungkin ada di dunia  ini menempati ruang dan waktunya masing-masing secara harmonis. Karena setiap unsur di dunia ini telah diciptakan secara seimbang oleh Sang Maha Pencipta. Dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Oktaviana dimisalkan bahwa, jika separo dunia itu ontologi, maka separo dunia yang lain adalah tidak ontologi, jika separo dunia itu adalah epistemologi maka separo dunia yang lain adalah tidak epistemologi, jika separo dunia itu adalah aksiologi maka separo dunia yang lain adalah tidak aksiologi, jika separo dunia itu adalah vatal maka separo dunia yang lain adalah fital, jika separo dunia itu adalah filsafat maka separo dunia yang lain adalah penerapannya, jika separo dunia adalah matematika dan pendidikan matematika, maka separo dunia yang lain adalah penerapannya, jika separo dunia adalah subjek maka separo dunia yng lalin adalah predikat, jika separo dunia adalah logos, maka separo dunia yang lain adalah mitos, jika separo dunia adalah apa yang kita pikirkan, maka separo dunia yang lain adalah apa yang kita lakukan, dan seterusnya.
Dalam “Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika : Apakah Matematika Kontradiktif ?” juga dijelaskan bahwa, Secara hakekatnya maka Metode Logika dan Metode Formal yang dikerjakan oleh kaum Logicist-Formalist-Foundationalist barulah mencakup SEPARO DUNIA, yaitu Dunia yang terbebas dari Ruang dan Waktu. Sedangkan Separo Dunia lain yang belum disentuh atau belum digarap oleh kaum Logicit-Formalist-Foundationalis adalah Dunia yang terikat oleh Ruang dan Waktu.  Gabungan kedua Dunia itulah yang kemudian diperoleh Dunia Seutuhnya atau Hakekat Dunia.
Jadi untuk membangun dunia kita masing-masing secara lengkap, maka kita harus mengharmonikan segala yang ada dan yang mungkin ada.

Rabu, 13 November 2013

Sejarah Aliran Filsafat dan Dampaknya Bagi Kehidupan


Di dalam filsafat segala sesuatunya berpangkal dari sesuatu yang ada. “Ada” mempunyai bermilyar-milyar sifat. Ada yang di dalam dipikiran, ada yang diluar pikiran, ada yang satu, ada yang banyak. Hal tersebut menghasilkan aliran filsafat. Misalkan saja kita ambil satu sifat, ada yang tetap dan ada yang berubah.  Ada yang tetap ini tokohnya adalah Perminides dan ada yang berubah ini tokohnya adalah Heraclitos. Sekarang berfilsafat sudah cukup mudah karena sudah mempunyai alat. Artinya yang tetap, tetap apanya tergantung dari konteks dan yang berubah, berubah apanya tergantung dari konteksnya juga. Berbeda dengan jaman dahulu, mungkin sampai terjadi perkelahian untuk menetukan itu tetap atau itu berubah. Hal tersebut terjadi karena kurang paham atau terlalu sensitive terhadap ruang dan waktu.
Ternyata yang lebih tetap itu adalah apa yang ada di dalam pikiran yaitu ide dan yang berubah itu adalah yang ada di luar pikiran yaitu real (realism). Tokoh yang mendukung bahwa yang ada itu bersifat tetap adalah Plato dan tokoh yang mendukung bahwa yang ada itu bersifat berubah adalah Aristoteles. Kemudian Socrates mungkin tergolong pada pencari yang idealis, mencari yang bisa dipegang secara tetap. sehingga dengan segala variasinya logikanya ke rasio sehingga muncul (rasionalism) sedangkan yang sebaliknya logika ke pegalaman muncul (empirisism).
Kemudian terjadi bentrok yang luar biasa pada abad ke 15-16 antara dua kubu yaitu rasionalism dan empiricism keduanya mengklaim berdasarkan dunianya masing-masing.
“Tiada ilmu kalau tanpa rasio”
“Tiada ilmu kalau tanpa pengalaman”
Masing- masing berebut benar, maka munculah juru damai dan karena dia dimuara maka lengkaplah dia. Dia bisa disebut rasionalism, empiricism, idealism, bisa disebut yang tetap, bisa disebut yang berubah, transendentalis dan seterusnya. Maka Immanuel kant menjadi filsuf yang paling lengkap.
“Menurut Kant ilmu adalah gabungan antara pengalaman (sintetik) dan logika (analitik) sehingga menjadi sintetik apriori. Logika saja tanpa pengalaman adalah kosong, sedangkan pengalaman saja tanpa ilmu adalah buta. Oleh sebab itu hakekat mencari ilmu adalah gabungan antara pengalaman dan logika agar kita tidak menjadi buta dan kosong. Oleh karena itu, matematika murni yang hanya mengandalkan analitik terancam sebagai bukan ilmu (hanya separuh ilmu).”
(http://raodaismail.blogspot.com/, 13 November 2013)
Kemudian sampai pada ledakan filsafat dengan munculnya tokoh antagonis yaitu August Comte. Dia membuat antitesinya filsafat yaitu “go to hell filsafat”. Comte ingin membangun masyarakat maju syaratnya adalah jangan tonjolkan spiritual. Berangkat dari tradisional. Nah, segala macam persoalan saat ini muncul karena fenomena ini, jika spiritualis paham inilah gendering perang yang sudah ditabuh oleh Comte. Tapi sebagian spiritualis tidak paham. Sementara kita punya cit-cita ideal seperti yang tergambar dalam filsafat Prof. Dr. Marsigit, M.A. yaitu material-formal-normative-spiritual (ini adalah yang diinginkan bangsa kita, bangsa Indonesia, bangsa timur yang beragama). Tetapi menurut Comte spiritual itu menghambat kemajuan jaman. Karena sebagian dianggap tidak rasional atau bersifat irasional. Nah, dari sinilah bermunculan berbagai macam ilmu dasar,ilmu-ilmu murni. Di sisi lain muncul juga ilmu humaniora.
Di luar kesadaran kaum spiritual (bangsa timur) keluar dengan karya nyata dari teknologi, dari industry yang dikembangkan lahirlah fenomena tak terkendali yang disebut sang Power Now. Dimana sang power now membangun struktur dunia yang paling bawah arkaik-tribal-tradisional-peodal-modern-post modern-post post modern. Di sini yang tertinggi adalah rasa ingin tahu tak terbatas. Semua diteliti tanpa ada kendali spiritualitas. Bisa dibayangkan susahnya kehidupan sekarang mengibarkan bendera-bendera spiritualism. Maka berbagai macam kejadian yang kontradiktif akan muncul fenomena kehidupan yang tidak imbang dimana dunia timur dengan spiritualism menunjukan ketidak berdayaannya sementara dunia barat dengan powernow_nya menunjukan kedikdayaannya dengan teknologi, ada 5 pilar utama, yaitu :
1.      Neo kapitalism
2.      Neo pragmatism
3.      Neo utilitarian
4.      Neo hedonism
5.      Neo materialism
Hal inilah yang digunakan untuk mengeksploitasi kita. Sehingga akan terjadi fenomen-fenomena kontradiksi, anomaly, kemunafikan, ketidak cocokan, sesuatu yang aneh dan ganjil akan sering terjadi disekitar kita. Misalnya anak kecil seperti orang tua dan sebaliknya orang tua seperti anak kecil. Tidak jauh-jauh sebenarnya masing-masing diri kita sendiri sudah menjadi power now. Contohnya : Kuliah asik lupa sholat, Nonton sesuatu asik lupa berdo’a, dan sebagainya.
Jadi solusinya bagaimana???
Solusinya adalah masih bergaul dengan teknologi namun tetap dengan spiritual, beristigfar tetap mengingat Allah SWT. Karena kita tidak bisa membendung power now. Tatanan Negara tak punya daya (jadi harus mengikuti arus), mau tidak mau jika ingin survive maka teknologi dan spiritual tetap jalan.

Senin, 06 Agustus 2012

Tuhan,.. wHat sHOuld i dO,.

Perasaan>>susah ditebak,.
tak menyesal menyukai anda,.

apa yang ku lihat,.
apa yang ku baca,.
..... tentang anda,...
Mmm memberikan suatu rasa yang aneh,.
aneh namun menyenangkan dan di sisi yang lain memberikan rasa sakit,.

sakit akan penantian yang tak tau kapan kan terjawab,.
was was akankah penantian itu kan terjawab,.

Mmmm T_T
Tuhan... aku bahkan tak tau apa yang harus kupinta,.
Engkau Maha tau segalanya,.

Tuhan,..ampunilah rasaku ini,.